PPK Kemayoran Undang Warga Khitan Massal

PPK Kemayoran Undang Warga Khitan Massal

- in Daerah, Jakarta
227
0
Direktur Utama PPK kemayoran Dwi Nugroho Bersama Peserta Khitan MassalDirektur Utama PPK kemayoran Dwi Nugroho Bersama Peserta Khitan Massal

LINESIndonesia.com Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran helat Khitanan Massal dalam rangka  HUT PPK Kemayoran ke-32. Masih dalam suasana pasca Lebaran dan Bulan Syawal, perhelatan tersebut mengambil tema “Kebersihan Sebagian dari Iman”.

Khitan atau sunat merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan Nabi Muhammad SAW kepada umat muslim laki-laki. Dengan memotong kulit yang menutupi ujung kemaluan, kebersihan lebih terjaga. Tidak ada kotoran menumpuk diujung kemaluan dan agar dapat menuntaskan air kencing sehingga kesucian bisa terjaga.

“Melalui Khitan Massal kami mencoba memberikan kesadaran kesadaran kepada generasi muda agar selalu berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, acara ini diharapkan dapat mempererat tali silaturrahim  dan juga sumbangsih Kepedulian PPK Kemayoran pada warga sekitar,” Ujar Direktur Utama PPK kemayoran Dwi Nugroho.

Ada 114 Peserta khitan yang hadir bersama orang tua dan pendamping. Mereka berasal dari wilayah Gunung Sahari Selatan, Gunung Sahari Utara, Kebon Kosong, dan Pademangan Timur. Turut Hadir Pula Mitra PPK Kemayoran yang bekerjasama mengelola wilayah Kemayoran dan tokoh masyarakat.

Direktur Utama PPK kemayoran Dwi Nugroho Meninjau Jalannya Khitan Massal
Direktur Utama PPK kemayoran Dwi Nugroho Meninjau Jalannya Khitan Massal

Menurut Dwi, peserta selain melakukan sunat massal juga memperoleh souvenir goodiebag dan bantuan. Goodiebag tersebut berisi tas sekolah, buku tulis, souvenir, dan sajadah. Mereka juga mendapat bantuan berupa rekening tabungan senilai 200 ribu yang bekerjasama dengan bank BNI.

“Jelang tahun ajaran baru kita memberikan bantuan terhadap orang tuanya. Kita anak-anak tersebut agar menjadi anak yang berbakti paoda orang tua agama, dan negara,” ujar Dwi Nugroho.

Khitanan Massal ini menggunakan metode laser. Iswanto salah satu dokter sunat berpesan kepada orang tua agar anak-anak menjaga kebersihan diri terutama tidak basah dan kotor. Peserta juga diberikan kontak yang bisa dihubungi jika terjadi masalah.

“Minum obat secara teratur. Mandi cukup dilap dan jangan digusur air. Minum air yang cukup dan perhatikan bila mempunyai pantangan, peserta agar makan yang bergizi. Setelah hari ke empat lakukan kontrol ke puskesmas atau layanan kesehatan rumah sakit setempat,” Ujarnya.