Sakit Maag, Bolehkah Berpuasa?

Sakit Maag, Bolehkah Berpuasa?

- in Featured, Nasional, Umum
311
0
foto: petunjuksehat.com

Jakarta – Bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan di mana semua umat muslim berlomba-lomba semaksimal mungkin untuk beribadah. Pada bulan ini semua amal ibadah akan dilipatgandakan. Salah satu ibadah yang hanya ada dibulan romadhan yaitu puasa ramadhan. Namun bagaimana jika menderita sakit magh, apakah boleh berpuasa?

Sakit maag atau dalam bahasa kedokteran disebut dispepsia adalah kumpulan rasa tidak nyaman pada perut bagian atas, dapat berupa rasa nyeri, rasa terbakar, rasa penuh pada perut. Sakit maag dibagi menjadi dua kategori, yaitu maag fungsional dan maag organik. Maag fungsional adalah keluhan maag tanpa disertai dengan kerusakan lambung. Keluhan  hanya timbul jika penderitanya makan tidak teratur, salah memilih jenis makanan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Sedangkan maag organik terjadi karena adanya sesuatu yang tidak normal di dalam lambung maupun saluran pencernaan lain, seperti luka dalam atau luka lecet pada kerongkongan, lambung atau  usus dua belas jari, polip pada kerongkongan, lambung atau usus dua belas jari serta kanker pada organ pencernaan tersebut. Untuk memastikannya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa endoskopi.

Sebagian besar sakit maag adalah golongan fungsional. Data penelitian di RSCM, Jakarta,  pada sekitar 100 pasien dengan keluhan dispepsia, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan endoskopi (teropong lambung), didapat 20% yang mengalami kelainan organik.

 

Kembali ke pertanyaan di atas: apakah sakit maag boleh berpuasa?

Penderita sakit maag fungsional diperbolehkan berpuasa. Selama berpuasa, pasien-pasien ini makan lebih teratur dengan waktu yang lebih kurang sama setiap harinya,yaitu saat sahur dan berbuka. Sehingga berkuranglah kesempatan untuk mengonsumsi makanan maupun minuman yang memicu magh seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas sepanjang hari, konsumsi minuman bersoda dan minum kopi, dan merokok.

Sedangkan maag organik tidak diperbolehkan berpuasa. Karena berpuasa akan memperberat kerusakan lambung yang sudah terjadi khususnya penderita tukak atau luka yang dalam dan cenderung terjadi perdarahan atau kanker lambung yang juga selalu berdarah. Untuk penderita tukak, baik di usus dua belas jari maupun di lambung selama pengobatan dapat melaksanakan ibadah puasa.

Nah, bagi Anda penderita sakit maag yang diserta dengan muntah berdarah, BAB hitam, berat badan turun tanpa sebab, segeralah lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

Tips Puasa Sehat Bagi Penderita Maag:

Agar dapat menjalankan puasa penuh di bulan ramadhan, asupan makanan dan minuman menjadi perhatian utama bagi penderita maag. Untuk itu, keluargapun harus turut berpartisipasi menyiapkan menu yang sehat bagi pendeirta maag, seperti berikut ini:

  1. Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat. Seperti:
  • sayuran : sawi dan kol
  • buah-buahan : nangka, pisang ambon
  • makanan berserat : kedondong
  • minuman yang mengandung gas : semua minuman bersoda.
  1. Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung antara lain: kopi, minuman beralkohol 5%-20% , susu full cream.
  2. Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan pedas, makanan yang mengandung cuka dan merica serta bumbu yang merangsang.
  3. Makanan yang melemahkan sfingter (klep) antara kerongkongan bawah dengan lambung sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak,dan gorengan.
  4. Kurangi makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. antara lain makanan berlemak,kue tar,cokelat,dan keju..
  5. Beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindarkan, antara lain beras ketan, mi, bihun, jagung,ubi singkongdan talas.
  6. Kebiasaan yang dapat meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindarkan, antara lain makan permen khususnya permen karet dan merokok.

Jadi, jika Anda adalah penderita maag tak perlu takut untuk puasa. Namun jika keluhan maag Anda disertai dengan muntah darah, BAB hitam, penurunan berat badan srtastis, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter. Dan bagi Anda yang sedang mengalami serangan maag akut, sebaiknya lakukan pengobatan terlebih dahulu agar dapat melaksanakan puasa hari berikutnya.

Dengan niat melaksakan ibadah puasa karena Allah dan menjalankan tips sehat puasa, Insya Allah Anda penderita maagh dapat melaksanakan puasa penuh, maag jauh! (dr. Verdira Asihka)